Wiradadi 10/1 Obrolkan Masalah Lingkungan di Rapat RT

Rapat Rukun Tetangga berperan penting dalam mencari jalan keluar permasalahan warga. Beragam masalah lingkungan, seperti keamanan, kelola sampah, kebersihan, sarana ibadah, dan pelayanan publik, dapat menjadi topik obrolan.

Warga Desa Wiradadi RT 10 RW 1, Kecamatan Sokaraja, Banyumas rutin bertemu setiap bulan. Biasanya, pertemuan dilakukan malam hari, mulai 19.30 hingga 22.30. Tempat pertemuan berpindah-pindah dari satu rumah ke rumah warga lainnya.

Ambil contoh, sistem pengelolaan sampah. Di sini, sampah keluarga ditampung dalam tong sampah sementara yang terbuat dari ban mobil bekas. Setiap tiga hari, ada petugas kebersihan yang mengangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA), baik di TPA Gunung Tugel maupun TPA Kaliori.

Suatu saat, petugas pengelola sampah mengeluh atas besarnya tarif buang sampah ke TPA, yaitu Rp 15.000,- Mereka meminta persoalan tersebut dibahas dalam Rapat RT. Akhirnya, Jumat (18/3), warga membahas persoalan tersebut. Warga sepakat menambah iuran pungut sampah dari Rp 425.000,- menjadi Rp 500.000,-

Sejumlah urusan lain juga tak luput pembahasan Rapat RT. Ada urusan sistem keamanan lingkungan, lampu penerangan umum, kebersihan lingkungan, dan pelayanan administrasi desa. Untuk membiayai beragam urusan di atas, warga membayar iuran rutin Rp 50.000,- perbulan.

Forum ini menjadi media warga bermusyawarah secara kekeluargaan. Tak sedikit peserta rapat yang berbeda pendapat dalam rapat. Resepnya, warga Wiradadi 10/1 tak mau memilih voting. Meski hanya satu orang yang tak setuju, mereka memilih untuk menunda keputusan. (YS)

Yossy Suparyo

Warga Tinggarjati Lor, Desa Gentasari, Kroya, Cilacap. Alumnus Teknik Mesin-Univesitas Negeri Yogyakarta dan Ilmu Informasi-Universitas Islam Negeri Yogyakarta. Direktur Gedhe Foundation (2014-sekarang). Anggota Pokja Masyarakat Sipil - Kementerian Desa

2 thoughts on “Wiradadi 10/1 Obrolkan Masalah Lingkungan di Rapat RT

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *