Pasar Online, Media Jitu Pasarkan Produk Desa

Pasar Online menjadi media jitu untuk pasarkan produk-produk desa. Pada 2015, Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat pengguna internet sudah mencapai 88,1 juta. Tren itu diprediksi terus meningkat pada 2016 sekitar 15 prosen.

Berdasarkan data We Are Social, pengguna internet menghabiskan rata-rata sekitar 4 jam 42 menit untuk mengakses internet di PC atau tablet dalam sehari. Pengguna ponsel menghabiskan rata-rata 3 jam 33 menit per hari. Sementara itu, popularitas televisi sedikit tergusur dengan waktu tonton 2 jam 22 menit per hari.

Besarnya jumlah pengguna internet memungkinkan pelaku ekonomi perdesaan memasarkan produk unggulannya melalui pasar online (e-commerce). Mereka dapat mempromosikan produknya dengan margin pasar potensial yang sangat besar.

Produk desa memiliki sejumlah keunggulan. Sebagian besar komoditi yang diproduksi di perdesaan berupa olahan pangan (sembako, sayur-mayur), lainnya berupa produk mebeler/furniture, kerajinan tangan, pariwisata, dan jasa perdagangan. Semua komoditi memiliki nilai kompetisi yang tinggi.

Untuk dapat berjualan di internet, kita cukup membuat website. Modalnya cukup murah, domain 75-100 ribu dan hosting 360-500 ribu. Pasang CMS gratisan, seperti WordPress, Joomla, Drupal, dan lain-lain. Tutorialnya banyak tersedia di internet. Bila Anda masih ragu, kita dapat minta bantuan jasa dengan ongkos 500 ribu hingga 1 juta.

Lalu, pasarkan produk kita. Ceritakan produk yang kita jual, seperti nama produk, ukuran, harga, cara kirim, rekening, telepon, dan informasi lainnya. Ada yang bentuknya foto, video, maupun deskripsi. Jangan lupa, kita meminta testimoni dari pembeli/konsumen yang pernah melakukan transaksi.

Pasar Online sejatinya bukan jalan yang paling tepat. Upaya untuk mengawinkan pasar tradisional dan pasar online dapat menutup kelemahan masing-masing. Karena itu, desa harus perbaiki mutu pasar tradisionalnya, sekaligus mendongkrak tingkat pemasarannya melalui internet.

Yossy Suparyo

Warga Tinggarjati Lor, Desa Gentasari, Kroya, Cilacap. Alumnus Teknik Mesin-Univesitas Negeri Yogyakarta dan Ilmu Informasi-Universitas Islam Negeri Yogyakarta. Direktur Gedhe Foundation (2014-sekarang). Anggota Pokja Masyarakat Sipil - Kementerian Desa

2 thoughts on “Pasar Online, Media Jitu Pasarkan Produk Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *