Pasar Desa, Gerakan Ekonomi Warga Patimuan

pasar desa patimuan cilacap

Pasar Desa merupakan fondasi kebangkitan ekonomi di wilayah perdesaan. Pasar Desa menyediakan ruang gerai bagi aneka produk warga, seperti pakaian, sayur-mayur, kuliner, merchanise, dan hewan piaraan. Warga dapat menjual atau membeli produk terbaik mereka dengan cepat dan efisien.

Desa Patimuan, Cilacap, menata Pasar Desa secara serius. Mereka mengusung tagline pasar sehat, bersih, dan kekeluargaan. Meski gerai dirancang ala pasar tradisonal, namun urusan kebersihan dan kenyamanan menjadi prioritas utama.

“Pengunjung tak akan menemui lorong dan jalanan yang kumuh dan becek,” jelas Kepala Desa Patimuan, Icuk Sudiarto.

Pasar ini dikelola oleh pemerintah desa dan koperasi pedagang. Ada 400 pedagang yang menjadi anggota koperasi. Pada 2015, tonggak kebangkitan Pasar Desa Patimuan dimulai. Mereka merobohkan pasar lama yang kumuh dan membangun pasar baru yang lebih kinclong.

“Pasar Desa Patimuan dibangun di atas tanah ulayat desa seluas 1,2 ha. Kita bangun pasar dari patungan pedagang dan anggaran desa,” tambah Icuk.

Pasar Desa Patimuan juga dilengkapi dengan fasilitas radioland dan pasar online. Setiap hari pasar, radio menyiarkan informasi harga komoditi sebagai sumber rujukan para pengunjung. Pedagang atau pengunjung dapat request lagu atau pengumuman dengan mengirim SMS ke penyiar.

“Pokoknya seru! Ayo belanja ke pasar desa,” ajak Icuk bersemangat.

Yossy Suparyo

Warga Tinggarjati Lor, Desa Gentasari, Kroya, Cilacap. Alumnus Teknik Mesin-Univesitas Negeri Yogyakarta dan Ilmu Informasi-Universitas Islam Negeri Yogyakarta. Direktur Gedhe Foundation (2014-sekarang). Anggota Pokja Masyarakat Sipil - Kementerian Desa

3 thoughts on “Pasar Desa, Gerakan Ekonomi Warga Patimuan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *