Forum Warga Buka Kran Demokratisasi

Lebih dari satu dasa warsa, Forum Warga menjadi ruang bagi masyarakat akar rumput, baik di wilayah urban maupun rural, untuk memperkuat diri. Sejumlah kebijakan publik telah lahir dari pergulatan politik kewargaan dan politik arus utama.

Bagi Syaiful Musta’in, Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) Cilacap, Forum Warga mampu membuka kran katup demokrasi yang tertutup oleh gulita otoriterisme dan tirani.

“Inilah tonggak dimulainya kembali demokrasi musyawarah, genderang kebangkitan kuasa politik warga,” ujarnya.

Forum Warga melatih warga untuk bernegosiasi dengan pemerintah sehingga kebijakan publik dilahirkan secara partisipatif. Beragam pengetahuan dan keterampilan baru terbangun melalui lingkar belajar antarwarga, baik dalam bentuk workshop, dialog publik, pendampingan masyarakat, dan pengarusutamaan isu.

“Forum Warga mendorong lahirnya warga yang kritis atas permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat,” pungkasnya.

Yossy Suparyo

Warga Tinggarjati Lor, Desa Gentasari, Kroya, Cilacap. Alumnus Teknik Mesin-Univesitas Negeri Yogyakarta dan Ilmu Informasi-Universitas Islam Negeri Yogyakarta. Direktur Gedhe Foundation (2014-sekarang). Anggota Pokja Masyarakat Sipil - Kementerian Desa

4 thoughts on “Forum Warga Buka Kran Demokratisasi

  1. Deliberatif demokrasi melalui forum warga merupakan penyaluran aspirasi warga Kampung Laut yang selama ini tidak memiliki saluran akses ke pengambil kebijakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *